Kemarau, Situ Buleud Taman Air Sri Baduga Purwakarta Mengering
PURWAKARTA – Kondisi memprihatinkan terlihat di Situ Buleud, kawasan Taman Air Mancur Sri Baduga, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Danau yang menjadi salah satu ikon wisata daerah tersebut mengalami penyusutan debit air hingga sebagian dasar danau mengering akibat musim kemarau. Senin (26/10/2026).
Hamparan tanah yang biasanya tertutup air kini terlihat terbuka. Di sejumlah bagian, permukaan tanah mulai mengering dan retak-retak, menyisakan genangan air di beberapa titik.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena Situ Buleud bukan sekadar situ di tengah kota. Kawasan ini merupakan salah satu ruang publik sekaligus destinasi wisata unggulan Purwakarta yang dikenal melalui pertunjukan air mancur Sri Baduga.
Penyusutan debit air berpotensi mengganggu operasional pertunjukan air mancur yang membutuhkan ketersediaan air dalam jumlah memadai. Selain itu, kondisi danau yang mengering juga dapat memengaruhi ekosistem perairan dan daya tarik kawasan wisata.
Kekeringan Situ Buleud bukan persoalan baru. Pada sejumlah musim kemarau sebelumnya, keterbatasan pasokan air juga pernah menyebabkan pertunjukan Taman Air Mancur Sri Baduga dihentikan sementara.
Situ Buleud sendiri memiliki nilai sejarah bagi masyarakat Purwakarta. Kawasan yang telah ada sejak masa pemerintahan kolonial itu kemudian dikembangkan menjadi ruang publik dan destinasi wisata dengan pertunjukan air mancur yang menjadi daya tarik utama.
Topik Terkait

Bagaimana pendapatmu?
Bagikan pandangan dengan santun dan saling menghargai.
Ingin ikut berdiskusi? Masuk atau daftar terlebih dahulu untuk mengirim komentar.
Jadilah yang pertama berbagi pendapat tentang berita ini.