Kunjungi Kali CBL, KDM Minta Normalisasi 16 Kilometer Rampung Tahun Ini

Berita / Redaksi verified / 26 Oktober 2026 19:36 WIB / Dibaca: 11 kali / Waktu Baca: 3 menit

Kunjungi Kali CBL, KDM Minta Normalisasi 16 Kilometer Rampung Tahun Ini

TAMBUN UTARA - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta normalisasi Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL) sepanjang 16 kilometer di Kabupaten Bekasi dituntaskan sebelum akhir 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko banjir yang selama ini menjadi persoalan berulang bagi masyarakat, khususnya di wilayah utara Kabupaten Bekasi.

Hal tersebut ditegaskan Dedi Mulyadi saat meninjau pekerjaan normalisasi Kali CBL bersama Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja di Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, Senin (26/10/2026).

Dari total 16 kilometer yang ditargetkan, pekerjaan normalisasi kini hanya menyisakan sekitar satu kilometer. Dedi meminta Pemerintah Kabupaten Bekasi segera memenuhi kekurangan anggaran sebesar Rp2 miliar agar pekerjaan dapat diselesaikan tahun ini.

"Harus kelar tahun ini. Butuh biaya berapa untuk sisanya? Rp2 miliar itu selesai lah sama Kabupaten Bekasi saja," tegas Dedi.

Tak hanya persoalan sedimentasi, Dedi juga menyoroti keberadaan tiga jembatan di Desa Sriamur yang dinilai menghambat aliran air. Ia meminta jembatan tersebut dibongkar dan menyatakan kesiapannya membantu pembangunan kembali setelah proses pengerukan sungai dilakukan.

"Sudah minggu saya siapkan alat untuk mengangkat lumpur-lumpurnya, sekarang dibongkar saja jembatan-jembatannya dulu. Setelah itu, jembatannya langsung kita bangun," ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Dedi turut menaruh perhatian terhadap kondisi Kali Mati di Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi. Tingginya sedimentasi menyebabkan sebagian aliran sungai mengalami pendangkalan hingga berubah fungsi menjadi kebun warga.

Menurutnya, normalisasi Kali Mati perlu segera dilakukan untuk mengembalikan fungsi sungai sebagai jalur aliran air sekaligus mendukung kebutuhan pengairan lahan pertanian masyarakat.

Dedi juga menyiapkan langkah penanganan terhadap bangunan warga yang terdampak normalisasi, termasuk kemungkinan relokasi dengan penggantian bangunan baru. Pembahasan lebih lanjut dijadwalkan pada 30 Oktober 2026 dengan mempertimbangkan penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT).

"Ini kan darurat dan hujan ke depan tidak bisa kita prediksi. Nanti kita gunakan anggaran BTT. Kalau tidak selesai tahun ini, kita lanjutkan tahun depan," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja memastikan pemerintah daerah akan menindaklanjuti arahan gubernur, termasuk menyelesaikan kekurangan anggaran normalisasi Kali CBL.

"Kita akan selesaikan normalisasi Kali CBL tahun ini dan kekurangan anggarannya akan segera kita selesaikan tahun ini juga," kata Asep.

Asep juga mendukung rencana normalisasi Kali Mati yang akan dilakukan secara bertahap dari Kecamatan Sukawangi hingga Cabangbungin. Ia menilai pemulihan fungsi sungai menjadi kebutuhan mendesak, baik untuk pengendalian banjir maupun keberlangsungan aktivitas pertanian masyarakat.

Terkait bangunan warga yang berpotensi terdampak, Asep menyebut pemerintah kabupaten bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menyiapkan solusi agar penanganan sungai tetap memperhatikan kepentingan masyarakat.

"Mudah-mudahan ini terlaksana dengan baik. Untuk rumah yang terkena imbasnya, nanti saya dengan Pak Gubernur sudah menyiapkan solusinya. Yang penting Kali Mati bisa berfungsi kembali," ujarnya.

Percepatan normalisasi Kali CBL dan Kali Mati diharapkan mampu memperlancar aliran air, mengurangi sedimentasi, serta menekan risiko luapan sungai saat intensitas hujan meningkat.

Dengan target penyelesaian yang semakin dekat, masyarakat kini menanti realisasi pekerjaan tersebut agar penanganan banjir di Kabupaten Bekasi tidak lagi sebatas upaya sementara, melainkan memberikan dampak nyata dalam jangka panjang.

Topik Terkait

Kunjungi Kali Normalisasi Kilometer Rampung
Artikel Selanjutnya
Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai di Kabupaten Bekasi, Ini Pelanggaran yang Jadi Sasaran Polisi Berita Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai di Kabupaten Bekasi, Ini Pelanggaran yang Jadi Sasaran Polisi 8 jam lalu
RUANG DISKUSI

Bagaimana pendapatmu?

Bagikan pandangan dengan santun dan saling menghargai.

Ingin ikut berdiskusi? Masuk atau daftar terlebih dahulu untuk mengirim komentar.

Komentar pembaca
Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berbagi pendapat tentang berita ini.