Bupati Karawang Tinjau Lokasi Kebakaran Kantor BPN, Gedung Utama dan Ruang Arsip Hangus Dilalap Api
KARAWANG – Bupati Karawang Aep Syaepuloh meninjau lokasi kebakaran Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Karawang, Kamis (15/10/2026), setelah kobaran api menghanguskan gedung utama dan ruang arsip pada Rabu (14/10/2026) malam.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 22.20 WIB tersebut mengakibatkan kerusakan cukup parah pada bangunan kantor. Petugas pemadam kebakaran bahkan harus berjibaku hingga pagi hari untuk menangani titik api, terutama di bagian ruang penyimpanan arsip.
Melalui akun Instagram pribadinya, @aep_syaepulohse, Bupati Karawang menyampaikan bahwa sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Karawang diterjunkan ke lokasi, dibantu satu unit mobil pemadam dari kawasan industri KIIC.
Di tengah kerusakan yang ditimbulkan, Aep menyampaikan kabar bahwa gedung penyimpanan warkah pertanahan berhasil diselamatkan dari kobaran api.
"Alhamdulillah, di tengah musibah ini, masih ada gedung warkah (berkas persyaratan terbitnya sertifikat) yang berhasil diselamatkan," tulis Aep melalui akun Instagram pribadinya.
Dokumen warkah merupakan bagian penting dalam administrasi pertanahan karena memuat berkas yang menjadi dasar proses penerbitan sertifikat tanah.
Meski bangunan penyimpanan warkah berhasil diselamatkan, kondisi keseluruhan dokumen dan arsip yang berada di kompleks Kantor ATR/BPN Karawang masih memerlukan pendataan lebih lanjut.
Selain menangani kebakaran di gedung utama, petugas juga berhasil menghentikan perambatan api yang sempat mengarah ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) di sekitar lokasi.
Upaya tersebut membuat kebakaran tidak meluas ke bangunan perkantoran lainnya.
Aep turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas pemadam kebakaran dan pihak terkait yang bekerja sepanjang malam dalam proses penanganan kebakaran.
"Apresiasi dan terima kasih kepada seluruh petugas pemadam kebakaran serta seluruh stakeholder yang telah berjuang tanpa kenal lelah dalam proses pemadaman api," ungkapnya.
Peristiwa kebakaran ini turut menimbulkan perhatian terhadap keberlangsungan pelayanan administrasi pertanahan bagi masyarakat Kabupaten Karawang.
Pasalnya, Kantor ATR/BPN menjadi salah satu instansi yang melayani berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari pengurusan sertifikat tanah, peralihan hak, hingga administrasi pertanahan lainnya.
Hingga kini, belum ada informasi terperinci mengenai jumlah dokumen yang terdampak, nilai kerugian, maupun penyebab pasti kebakaran.
Topik Terkait

Bagaimana pendapatmu?
Bagikan pandangan dengan santun dan saling menghargai.
Ingin ikut berdiskusi? Masuk atau daftar terlebih dahulu untuk mengirim komentar.
Jadilah yang pertama berbagi pendapat tentang berita ini.