Kantor BPN Karawang Dilalap Si Jago Merah, Api Berkobar Hebat pada Malam Hari
KARAWANG – Kebakaran hebat melanda Gedung Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (14/10/2026) malam. Kobaran api menghanguskan sebagian besar bangunan dan sempat membuat warga sekitar panik.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian setelah sejumlah video memperlihatkan api berkobar di bagian bangunan kantor pemerintahan tersebut. Asap hitam pekat membumbung tinggi, sementara warga berkerumun di sekitar lokasi untuk menyaksikan proses pemadaman.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kebakaran mulai terlihat sekitar pukul 21.30 WIB. Seorang warga bahkan mengaku mendengar suara menyerupai ledakan sebelum api muncul dari bangunan.
"Saya habis narik penumpang ojol, kebetulan pulang lewat sini. Awalnya ada semacam ledakan, terus muncul asap hitam di atas gedung. Orang-orang pada ramai kumpul, nggak lama muncul api," ujar Eka (30), warga Karawang.
Kobaran api kemudian membesar dan menjalar ke sejumlah bagian bangunan. Petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan api agar tidak merembet ke fasilitas pemerintahan lain yang berada di sekitar lokasi.
Berdasarkan laporan media lokal, kebakaran diperkirakan menghanguskan sekitar 70 persen bangunan. Namun, angka tersebut masih merupakan perkiraan awal dan belum menjadi hasil pemeriksaan resmi pihak berwenang.
Lokasi Kantor ATR/BPN Karawang yang berdekatan dengan Kantor Satpol PP dan sejumlah instansi pemerintahan lainnya turut menimbulkan kekhawatiran warga terhadap kemungkinan meluasnya kebakaran.
Petugas call center Pemadam Kebakaran Kabupaten Karawang membenarkan adanya peristiwa tersebut. Laporan kebakaran tercatat masuk sekitar pukul 22.54 WIB.
"Sekitar pukul 22.54 WIB. Masih dalam penanganan," ujar petugas Damkar saat dikonfirmasi pada Kamis (15/10/2026) dini hari.
Kebakaran ini juga menimbulkan perhatian terhadap keamanan dokumen dan arsip pertanahan yang tersimpan di Kantor BPN Karawang. Pasalnya, kantor tersebut merupakan salah satu pusat pelayanan administrasi pertanahan bagi masyarakat Kabupaten Karawang.
Belum diketahui apakah dokumen fisik, arsip pertanahan, maupun fasilitas pelayanan masyarakat ikut terdampak dalam peristiwa tersebut.
Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, dilaporkan turut mendatangi lokasi kejadian. Pengamanan aset pertanahan menjadi salah satu perhatian dalam penanganan pascakebakaran.
Hingga laporan awal pada Kamis (15/10/2026) dini hari, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Belum ada pula keterangan resmi mengenai jumlah kerugian, kondisi seluruh arsip pertanahan, maupun ada tidaknya korban jiwa.
Peristiwa ini menyisakan pertanyaan mengenai kondisi bangunan dan kelangsungan pelayanan pertanahan kepada masyarakat. Informasi lebih lanjut masih menunggu hasil pemeriksaan serta keterangan resmi dari instansi terkait.
Topik Terkait

Bagaimana pendapatmu?
Bagikan pandangan dengan santun dan saling menghargai.
Ingin ikut berdiskusi? Masuk atau daftar terlebih dahulu untuk mengirim komentar.
Jadilah yang pertama berbagi pendapat tentang berita ini.