Antisipasi Gempa Sesar Lembang, Pemprov Jabar Siapkan Cirebon dan Purwakarta Jadi Pusat Pemerintahan Darurat

Daerah / Redaksi verified / 13 Oktober 2026 19:41 WIB / Dibaca: 807 kali / Waktu Baca: 2 menit

Antisipasi Gempa Sesar Lembang, Pemprov Jabar Siapkan Cirebon dan Purwakarta Jadi Pusat Pemerintahan Darurat

Bale Sri Baduga, kantor perwakilan Provinsi Jawa Barat di Purwakarta. Foto: Biro Admin Pemprov Jabar

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menyiapkan skenario pemindahan sementara pusat pemerintahan ke Cirebon dan Purwakarta sebagai langkah antisipasi apabila aktivitas Sesar Lembang memicu gempa besar yang berdampak terhadap wilayah Bandung Raya.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana untuk memastikan pelayanan publik dan koordinasi pemerintahan tetap berjalan meskipun fasilitas pemerintahan di Bandung terdampak gempa.

Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan, pemerintah tengah melakukan kajian terhadap berbagai kemungkinan dampak aktivitas Sesar Lembang, termasuk menyiapkan lokasi alternatif untuk menjalankan fungsi pemerintahan dalam kondisi darurat.

“Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki sejumlah kantor pemerintahan, termasuk di Bandung, Cirebon, Purwakarta, Bogor, dan Garut. Perlu dipastikan sarana pendukung yang dibutuhkan ketika bencana terjadi tersedia, termasuk alat berat dan perlengkapan lainnya,” ujar Herman, Selasa (13/10/2026).

Berdasarkan kajian awal, Cirebon dan Purwakarta dinilai relatif lebih aman dari potensi dampak langsung aktivitas Sesar Lembang dibandingkan kawasan Bandung Raya. Oleh karena itu, sejumlah gedung milik Pemprov Jabar di kedua daerah tersebut dipersiapkan sebagai lokasi operasional pemerintahan sementara.

Persiapan juga mencakup pembangunan pusat kendali atau command center sederhana yang dilengkapi perangkat teknologi, aplikasi pendukung, serta ruang operasional untuk mengoordinasikan penanganan bencana.

“Pusat kendali tersebut perlu dilengkapi aplikasi dan ruang operasional yang dapat dimanfaatkan untuk mengendalikan penanganan bencana. Dengan begitu, kantor pemerintah di Cirebon maupun Purwakarta dapat difungsikan sebagai pusat komando apabila diperlukan,” jelasnya.

Untuk merealisasikan fasilitas tersebut, Pemprov Jabar berencana membahas kebutuhan anggaran bersama DPRD Jawa Barat melalui penyusunan APBD tahun 2027.

Selain mempersiapkan keberlangsungan pemerintahan, Pemprov Jabar juga meningkatkan perhatian terhadap kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi gempa bumi.

Edukasi mengenai langkah penyelamatan diri, kesiapan keluarga, dan tindakan saat terjadi bencana menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi risiko korban maupun kerugian.

Herman menekankan bahwa kesiapan infrastruktur pemerintah harus berjalan beriringan dengan pemahaman masyarakat mengenai mitigasi bencana.

Meski demikian, persiapan pemindahan pusat pemerintahan tersebut merupakan langkah antisipatif, bukan pertanda bahwa gempa akibat aktivitas Sesar Lembang akan terjadi dalam waktu dekat. Hingga saat ini, waktu terjadinya gempa bumi tidak dapat diprediksi secara pasti.

Topik Terkait

Daerah Antisipasi Gempa Sesar Lembang Pemprov
Artikel Selanjutnya
210 Bakal Calon Kades di Karawang Ikuti Tes CAT, Bupati Aep Pastikan Tak Ada Intervensi Daerah 210 Bakal Calon Kades di Karawang Ikuti Tes CAT, Bupati Aep Pastikan Tak Ada Intervensi 3 hari lalu
RUANG DISKUSI

Bagaimana pendapatmu?

Bagikan pandangan dengan santun dan saling menghargai.

Ingin ikut berdiskusi? Masuk atau daftar terlebih dahulu untuk mengirim komentar.

Komentar pembaca
Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berbagi pendapat tentang berita ini.