Pemkab Bekasi Dorong Pengembangan Desa Wisata, Kampung Ciranggon Dikunjungi 5.000 Wisatawan Tiap Pekan

Wisata / Redaksi verified / 2 November 2026 09:47 WIB / Dibaca: 12 kali / Waktu Baca: 2 menit

Pemkab Bekasi Dorong Pengembangan Desa Wisata, Kampung Ciranggon Dikunjungi 5.000 Wisatawan Tiap Pekan

CIKARANG TIMUR – Pemerintah Kabupaten Bekasi terus mendorong pengembangan desa wisata berbasis kearifan lokal untuk menjaga kelestarian budaya sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat di tengah pesatnya pertumbuhan kawasan industri.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja saat menghadiri pagelaran seni budaya di Destinasi Wisata Kawung Tilu, Kampung Ciranggon, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Sabtu (31/10/2026).

Asep mengatakan, Kabupaten Bekasi memiliki kekayaan budaya yang beragam, mulai dari tradisi masyarakat Sunda hingga Betawi. Menurutnya, keberagaman tersebut harus terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas daerah.

"Walaupun Bekasi dikenal sebagai kota industri, tradisi dan budaya tidak boleh ditinggalkan. Budaya merupakan cerminan sekaligus landasan moral masyarakat yang harus kita pertahankan," ujar Asep.

Ia menilai Kampung Ciranggon memiliki potensi wisata yang menjanjikan dengan suasana pedesaan yang masih asri, hamparan persawahan, kuliner tradisional, serta kehidupan masyarakat yang mempertahankan budaya gotong royong.

Pengembangan desa wisata, lanjutnya, perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui perencanaan pembangunan dan penentuan skala prioritas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

"Desa wisata harus kita rawat, kita pertahankan, dan terus kita perbaiki. Kalau dikembangkan, aktivitas ekonomi masyarakat akan tumbuh. Masyarakat bisa berdagang, bertani, sekaligus mempertahankan budaya yang sudah menjadi bagian dari kehidupan mereka," katanya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi Mien Aminah menjelaskan, Kampung Ciranggon merupakan desa pertama di Kabupaten Bekasi yang memiliki surat keputusan (SK) penetapan desa wisata.

Menurutnya, pagelaran seni budaya tersebut menjadi salah satu upaya mempromosikan destinasi wisata lokal, melestarikan kesenian tradisional, serta membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis potensi lokal sehingga memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar," ungkapnya.

Di sisi lain, Ketua Desa Wisata Kampung Ciranggon, Ijaz Alhadi, mengungkapkan bahwa kawasan wisata tersebut mampu menarik sekitar 5.000 pengunjung setiap pekan berdasarkan aktivitas transaksi para pedagang.

Jumlah kunjungan tersebut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, terutama pedagang kuliner, pelaku UMKM, dan penyedia jasa wisata.

Ijaz menjelaskan, sejak diresmikan sekitar empat tahun lalu, Kampung Ciranggon terus mengembangkan sejumlah destinasi, di antaranya Kawung Tilu dan Saung Tepian yang menawarkan wisata alam serta kuliner khas pedesaan.

Selain mengembangkan sektor pariwisata, masyarakat setempat tetap mempertahankan aktivitas pertanian dan kesenian tradisional, seperti tari daerah dan pencak silat.

Ia berharap pengembangan desa wisata dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa menghilangkan karakter pedesaan dan warisan budaya yang telah dijaga secara turun-temurun.

Topik Terkait

Wisata Bekasi Pemkab Dorong Pengembangan Desa
Artikel Selanjutnya
Truk Molen Terguling di Bekasi, 6 Orang Tewas dan 6 Lainnya Luka-Luka Berita Truk Molen Terguling di Bekasi, 6 Orang Tewas dan 6 Lainnya Luka-Luka 13 jam lalu
RUANG DISKUSI

Bagaimana pendapatmu?

Bagikan pandangan dengan santun dan saling menghargai.

Ingin ikut berdiskusi? Masuk atau daftar terlebih dahulu untuk mengirim komentar.

Komentar pembaca
Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berbagi pendapat tentang berita ini.