Jelang Pelantikan Kades Terpilih, 650 Personel Gabungan Simulasi Pengamanan di Pemkab Bekasi
CIKARANG PUSAT – Menjelang pelantikan kepala desa terpilih hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 4 November mendatang, sebanyak 650 personel gabungan TNI dan Polri menggelar simulasi pengamanan di kawasan Patung Golok, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Jumat (30/10/2026) sore.
Simulasi bertajuk Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) Operasi Wibawa Mukti Jaya 2026 tersebut digelar untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk kemungkinan terjadinya aksi unjuk rasa maupun kericuhan selama proses pelantikan kepala desa terpilih.
Dalam simulasi yang berlangsung sejak pukul 14.00 hingga 17.00 WIB itu, petugas memperagakan sejumlah skenario penanganan massa, mulai dari pendekatan persuasif dan negosiasi hingga pengerahan pasukan Pengendalian Huru-Hara (PHH) apabila situasi mengalami eskalasi.
Sebanyak 650 personel yang terlibat terdiri atas 428 anggota Polres Metro Bekasi dan Polsek jajaran, 89 personel Batalyon D Satbrimob Polda Metro Jaya, 83 personel Ditsamapta Polda Metro Jaya, serta 50 personel Kodim 0509/Kabupaten Bekasi.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Andi Oddang Riuh Hutomo menegaskan bahwa simulasi tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari persiapan teknis untuk memastikan seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing ketika menghadapi situasi di lapangan.
Ia meminta seluruh anggota yang terlibat dalam pengamanan tetap mengedepankan pendekatan humanis, bertindak profesional dan proporsional, serta mematuhi standar operasional prosedur dalam menangani potensi gangguan keamanan.
Menurutnya, kesiapan aparat menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan agenda pelantikan kepala desa terpilih dapat berlangsung aman, tertib, dan tidak terganggu oleh dinamika yang mungkin muncul setelah pelaksanaan Pilkades.
Selain kesiapan personel, simulasi tersebut juga menguji koordinasi antara kepolisian, TNI, dan Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam merespons berbagai kemungkinan situasi, khususnya di sekitar pusat pemerintahan yang menjadi lokasi strategis pelaksanaan kegiatan.
Kegiatan ini turut dihadiri Dandim 0509/Kabupaten Bekasi Letkol Arm Vicky Harryanto Mamonto, Wakapolres Metro Bekasi AKBP Angga Dewanto Basari, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi Iman Santoso, serta sejumlah pejabat pemerintah daerah, unsur kejaksaan, camat, dan jajaran TNI-Polri.
Melalui simulasi tersebut, aparat gabungan diharapkan mampu mengantisipasi potensi gangguan keamanan secara cepat dan terukur tanpa mengesampingkan keselamatan masyarakat.
Polres Metro Bekasi bersama Kodim 0509/Kabupaten Bekasi dan Pemerintah Kabupaten Bekasi juga akan terus melakukan koordinasi serta pemantauan situasi keamanan di wilayah masing-masing menjelang pelantikan pada Rabu, 4 November 2026.
Langkah pengamanan ini dilakukan untuk memastikan tahapan akhir Pilkades Serentak 2026 berjalan kondusif sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat, termasuk para kepala desa terpilih yang akan dilantik.
Topik Terkait

Bagaimana pendapatmu?
Bagikan pandangan dengan santun dan saling menghargai.
Ingin ikut berdiskusi? Masuk atau daftar terlebih dahulu untuk mengirim komentar.
Jadilah yang pertama berbagi pendapat tentang berita ini.