Dua Kelompok yang Bentrok di Pasar Cikarang Sepakat Berdamai dan Berbagi Lahan Parkir

Berita / Redaksi verified / 30 Oktober 2026 20:01 WIB / Dibaca: 6 kali / Waktu Baca: 2 menit

Dua Kelompok yang Bentrok di Pasar Cikarang Sepakat Berdamai dan Berbagi Lahan Parkir

CIKARANG UTARA – Kepolisian Sektor Cikarang Utara memediasi dua kelompok masyarakat yang terlibat keributan di kawasan Pasar Baru Cikarang, Jalan RE Martadinata, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (27/10/2026) malam.

Keributan yang diduga dipicu perselisihan pengelolaan lahan parkir tersebut sempat berujung bentrokan fisik hingga menyebabkan seorang pria berinisial TN (31) mengalami luka robek pada telapak tangan kanan yang diduga akibat sabetan senjata tajam.

Petugas kepolisian yang turun ke lokasi kemudian berupaya meredam ketegangan dan mempertemukan kedua kelompok untuk menyelesaikan persoalan melalui musyawarah.

Kapolsek Cikarang Utara, Kompol Noach Hendrik Daud Dwaa, mengatakan pihaknya mengutamakan pendekatan persuasif agar perselisihan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

"Kami mengedepankan dialog, komunikasi, dan musyawarah, mencegah persoalan tidak berkembang lebih luas. Mengantisipasi potensi aksi saling balas," ujar Noach, Jumat (30/10/2026).

Melalui proses mediasi tersebut, kedua kelompok akhirnya sepakat berdamai dan menyelesaikan perselisihan mengenai pembagian lahan parkir berdasarkan kesepakatan bersama.

Kedua pihak juga menyatakan kesediaan menanggung biaya pengobatan korban hingga pulih serta menandatangani surat pernyataan damai untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) berencana memfasilitasi pertemuan lanjutan dengan melibatkan para pemangku kepentingan.

Plt. Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, Agama dan Organisasi Kemasyarakatan Bakesbangpol Kabupaten Bekasi, Daniel Aritonang, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mencegah gesekan serupa kembali terjadi.

"Intinya untuk memitigasi agar tidak terjadi lagi gesekan-gesekan di lapangan," kata Daniel.

Ia juga mengajak seluruh pihak menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah dalam menata kawasan Pasar Baru Cikarang agar lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat.

Perselisihan pengelolaan lahan parkir di kawasan pasar menjadi perhatian karena berpotensi mengganggu aktivitas perdagangan, pengguna jalan, hingga keselamatan warga sekitar.

Dengan adanya kesepakatan damai tersebut, kedua kelompok diharapkan tidak lagi melakukan tindakan yang dapat memicu bentrokan susulan. Pemerintah daerah juga diharapkan memastikan pengelolaan kawasan pasar berlangsung tertib dan tidak kembali menimbulkan perselisihan.

Topik Terkait

Cikarang Kelompok Bentrok Pasar Sepakat Berdamai
Artikel Selanjutnya
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Ormas, Tuntut Pekerjaan hingga Pengelolaan Limbah Daerah Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Ormas, Tuntut Pekerjaan hingga Pengelolaan Limbah 1 jam lalu
RUANG DISKUSI

Bagaimana pendapatmu?

Bagikan pandangan dengan santun dan saling menghargai.

Ingin ikut berdiskusi? Masuk atau daftar terlebih dahulu untuk mengirim komentar.

Komentar pembaca
Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berbagi pendapat tentang berita ini.