Warga Tolak Penamaan Gerbang Tol Sukaragam, Minta Namanya Diganti
SERANG BARU - Penamaan Gerbang Tol Sukaragam menuai penolakan dari warga dan Pemerintah Desa Sukasari, Kabupaten Bekasi. Pasalnya, gerbang tol beserta akses keluar-masuk kendaraan tersebut dinilai secara geografis berada di wilayah Desa Sukasari, bukan Desa Sukaragam.
Pemerintah Desa Sukasari menyampaikan keberatan lantaran penamaan gerbang tol dianggap tidak mencerminkan lokasi sebenarnya. Berdasarkan peta wilayah, fasilitas infrastruktur tersebut diklaim berada dalam batas administratif Desa Sukasari.
Warga menilai penggunaan nama Sukaragam berpotensi menghilangkan identitas wilayah Sukasari, terlebih keberadaan gerbang tol tersebut seharusnya dapat menjadi salah satu penanda geografis sekaligus identitas daerah.
Penolakan ini sekaligus menjadi bentuk tuntutan agar penamaan fasilitas publik mempertimbangkan letak geografis dan aspirasi masyarakat setempat.
Kepala Desq Sukasari, M Nursholehudin saat menemui pihak proyek pekerjaan jalan tol menyampaikan dirinya mewakili warga sudah meminta dan melayangkan surat agar penamaannya diganti. Selasa (27/10/2026).
Sementara itu, perwakilan AdhiAcset, Robert, menjelaskan bahwa pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk mengubah nama gerbang tol tersebut. Menurutnya, keputusan terkait penamaan gerbang tol merupakan kewenangan pemerintah.
Persoalan penolakan penamaan gerbang tol di Kabupaten Bekasi bukan hanya kali ini saja, beberapa waktu lalu sejumlah tokoh masyarakat juga menolak penamaan Gerbang Tol Tambelang.
Kala itu warga menilai penamaan gerbang tol tidak sesuai lokasi keberadaan gerbang tol di Tambun Utara, sementara Tambelang sendiri merupakan nama kecamatan yang lokasinya masih cukup jauh dari gerbang tol.
Warga mengusulkan agar penamaan diganti menjadi Gerbang Tol Gabus, dan pada akhirnya permintaan tersebut disetujui pemerintah.
Topik Terkait

Bagaimana pendapatmu?
Bagikan pandangan dengan santun dan saling menghargai.
Ingin ikut berdiskusi? Masuk atau daftar terlebih dahulu untuk mengirim komentar.
Jadilah yang pertama berbagi pendapat tentang berita ini.