Ngaku Intel Polisi, Empat Terduga Pelaku Penculikan dan Pemerasan di Cikarang Barat Ditangkap
CIKARANG BARAT – Empat pemuda yang diduga terlibat aksi penculikan dan pemerasan dengan modus menyamar sebagai anggota intelijen kepolisian berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Cikarang Barat, Polres Metro Bekasi. Keempatnya ditangkap dalam waktu kurang dari 24 jam setelah polisi menerima laporan korban.
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Kampung Jarakosta, Desa Danau Indah, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Minggu (1/11/2026) dini hari.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, para terduga pelaku menghentikan korban dengan mengaku sebagai anggota kepolisian. Korban kemudian dibawa menggunakan mobil setelah dituduh terlibat aksi balap liar.
Dalam penguasaan para pelaku, korban diduga mendapat tekanan untuk menghubungi keluarga maupun temannya guna menyediakan uang sebesar Rp10 juta. Uang tersebut diminta dengan dalih agar korban tidak diproses hukum dan sepeda motornya dapat dikembalikan.
Khawatir dengan keselamatan korban, pihak keluarga akhirnya mentransfer uang sesuai permintaan para pelaku. Setelah uang diterima, korban dilepaskan dan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cikarang Barat.
Menindaklanjuti laporan itu, Unit Reskrim Polsek Cikarang Barat yang dipimpin Kapolsek Kompol Dimmas Adhit Putranto bersama Kanit Reskrim AKP Engkus Kusnadi langsung melakukan penyelidikan.
Dari hasil penelusuran dan keterangan sejumlah saksi, polisi berhasil mengidentifikasi serta mengamankan empat terduga pelaku berinisial M.I.P.C.P. (21), R.H.I. (20), A.F. (21), dan M.A.P. (18).
Petugas turut menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor, dua telepon genggam, bukti transfer uang, serta sepucuk senjata api mainan yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.
Sementara itu, dua orang lainnya yang diduga turut terlibat masih dalam pengejaran polisi dan telah masuk daftar pencarian orang (DPO).
Hingga kini, penyidik Polsek Cikarang Barat masih mendalami peran masing-masing terduga pelaku serta melengkapi berkas perkara untuk proses hukum lebih lanjut.
Polisi juga terus mengembangkan penyelidikan guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam aksi penculikan dan pemerasan berkedok anggota kepolisian tersebut.
Topik Terkait

Bagaimana pendapatmu?
Bagikan pandangan dengan santun dan saling menghargai.
Ingin ikut berdiskusi? Masuk atau daftar terlebih dahulu untuk mengirim komentar.
Jadilah yang pertama berbagi pendapat tentang berita ini.