Persepsi Individu Dalam Pengambilan Keputusan Bekerja sambil Kuliah

Opini / Henky Ade Moerales / 22 Desember 2025 17:36 WIB / Dibaca: 428 kali / Waktu Baca: 4 menit

Persepsi Individu Dalam Pengambilan Keputusan Bekerja sambil Kuliah

Universitas Paramadina Cikarang, Ilustrasi

Orientasi Mahasiswa sambil bekerja dapat menyenangkan sekaligus menegangkan , karena harus melaksanakan kewajiban bekerja dan memiliki tanggung jawab studi Pendidikan tinggi. Kelas karyawan yang disebut sebagai student worker dikalangan generasi z mencapai puncaknya ditahun 2025. Aktivitas ini menjadi strategi pengembangan diri alternatif yang ditunjukan pada seorang pekerja yang ingin menempuh pendidikan tinggi,Beberapa Universitas di Indonesia telah melaporkan lonjakan peminat kuliah sambil bekerja mencapai 20%-30%.
Menurut Dr Adi Suprapto Dosen jurusan fakultas Administrasi dan bisnis FISIP Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta mengatakan diera globalisasi saat ini generasi muda khususnya kepada mahasiswa yang membawa pengaruh luar biasa dalam perkembangan nya didunia usaha . Fenomena ini saya amati dalam pengambilan Keputusan kuliah sambil bekerja , terkait prilaku generasi z yakni ,seperti contoh membuat usaha atau membangun bisnis dibangku pendidikan tinggi dan Faktor pendonrong bukan hanya pada biaya Pendidikan melainkan pengembangan diri serta Motivasi utama mahasiswa sambil bekerja sebuah Langkah yang diambil secara kritis untuk meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian finansial sehingga tidak memberatkan kedua orang tua.
Prof.Dr. Iin Mayasari berfokus pada bidang menejemen pemasaran Universitas Paramadina, Dalam prilaku konsumen menguatkan fenomena ini Keputusan kuliah sambil bekerja , Mahasiswa tidak hanya membeli ijazah tapi investasi waktu dan sumber daya memperoleh paket ganda pada Pendidikan dan pengalaman professional yang secara rasional memberikan return on investment (ROI) tertinggi dimasa depan.
Berdasarkan pemaparan diatas menurut Prof.Dr.Iin Mayasari pakar di fakultas ekonomi dan bisnis Universitas Paramadina selaras dengan kebutuhan industri , dipasar tenaga kerja yang kompetitif dan pengalaman yang professional Adalah pembeda yang kuat . Mahasiswa yang mampu menyeimbangkan kuliah dan kerja menunjukan kedewasaan professional dan Kesiapan diri untuk bekerja yang jauh melebihi lulusan yang hanya berbekal teori , mereka berhasil membangun nilai tambah pada diri mereka sebelum lulus.
Penemuan lain oleh saya sendiri Adalah faktor lingkungan dan faktor kebutuhan jenjang pendidikan tinggi , tidak dapat dipungkiri khususnya diwilayah Cikarang Adalah ibu kota dari kabupaten Bekasi dan Cikarang dijuluki Kawasan industri terbesar di Asia Tenggara (South East Asia).Saya yang memiliki keterbatasan waktu dan memanfaatkan waktu untuk kuliah dan kerja, hal ini sangat meninjau langsung dalam peningkatan personal branding dimata akademis dan praktisi.Banyak Nilai – nilai yang bisa didapatkan dalam pengambilan Keputusan kuliah sambil bekerja yakni kenaikan jabatan , kenaikan penghasilan atau besaran upah yang didapatkan Ketika kuliah sambil bekerja. Memanfaatkan waktu luang dihari libur sehingga saya mengambil Keputusan untuk lanjut pendidikan tinggi di kampus Universitas Paramadina , dihari Sabtu dan sistem pembelajaran online melalui zoom dan biaya pendidikan yang terjangkau , menyesuaikan waktu dan sistem pembelajaran nya sesuai dengan kebutuhan saya khususnya diwilayah Cikarang yang terkenal dengan julukan Kawasan industri terbesar di Asia Tenggara(South East Asia).
Dengan adanya beberapa hal yang mempengaruhi pengambilan keputusan, maka setiap keputusan memiliki efek baik atau bisa jadi lebih buruk. Namun, setiap keputusan yang diambil tentu diharapkan membawa kebaikan dan meminimalisir terjadi risiko yang muncul. Perusahaan atau lembaga yang mengeluarkan keputusan tentu sudah melewati berbagai pertimbangan yang sesuai dan keputusan tersebut demi kepentingan bersama. Untuk melakukan pengambilan keputusan pada kuliah sambil bekerja, ada baiknya menggunakan Keputusan untuk perencanaan yang lebih matang dan sesuai dengan kebutuhan Misalnya kuliah sambil bekerja memiliki jam terbang yang tinggi sehingga harus sejalan dengan aktivitas sehari-hari dan harus belajar diwaktu luang.
Dalam implementasi keputusan,perumus tujuan perlu
Perubahan apa yang ingin dicapai? Misalnya ingin menjadi seorang pengusaha yang ahli dalam berbisnis , ingin menjadi pemimpin yang professional , dan menjadi orang bermanfaat untuk tanah air.
Dalam jangka waktu berapa? Menejemen waktu yang baik sehingga dalam pengambilan keputusan kuliah sambil bekerja sangat sesuai dengan apa yang kita harapkan , kuliah cepat lulus dengan waktu yang tepat dan pekerjaan lancar sehingga kita dapat mengetahui untuk mencapai tujuan yang jelas untuk masa depan yang lebih baik. Belajar di kampus dan belajar di tempat kerja
Kesimpulanya , dari pemaparan artikel tersebut seorang pekerja dengan waktu yang terbatas tidak menghalangi impianya untuk tidak kuliah , membangun kualitas hidup ke jenjang pendidikan tinggi salah satu investasi jangka Panjang dan menimba ilmu demi masa depan yang lebih cerah. Sumber daya manusia khususnya generasi z yang berkualitas fokus pada pendidikan tinggi membangun negara Indonesia menuju Indonesia Emas,Keterbatasan waktu serta biaya memang tidak dapat dipungkiri , pengambilan Keputusan kuliah sambil bekerja dapat terlaksana di Universitas Paramadina menwujudkan mimpi menjadi Impian.

Dibuat oleh : Henky Ade Moerales,Mahasiswa Sarjana Ekonomi dan Bisnis Universitas Paramadina.

Topik Terkait

Opini Persepsi Individu Pengambilan Keputusan Bekerja
Artikel Selanjutnya
Dewan Pengupahan Kabupaten Bekasi Sepakati Kenaikan UMK 2026 Sebesar 6,84 Persen Berita Dewan Pengupahan Kabupaten Bekasi Sepakati Kenaikan UMK 2026 Sebesar 6,84 Persen 9 bulan lalu

Komentar

Belum ada komentar nih, yuk komentarin.

Kamu perlu Masuk untuk berkomentar. Belum punya akun? Yuk daftarin. Daftar