Pasca Menteri PU Ngamuk, 600 Hektare Sawah Mulai Teraliri Air
URBANCIKARANG.com, Pebayuran - Pascakunjungan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo yang sempat meluapkan kemarahannya terkait persoalan pengairan di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum melakukan penanganan kekeringan melalui pompanisasi. Minggu (27/9/2026)
Sekitar 600 hektare lahan persawahan di Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, dilaporkan mengalami keterbatasan pasokan air akibat musim kemarau panjang. Kondisi ini menghambat aktivitas pertanian dan mengancam keberlangsungan musim tanam.
Untuk membantu memenuhi kebutuhan air, BBWS Citarum mengoperasikan tiga unit pompa air dan tiga jalur selang dengan memanfaatkan sumber air dari Saluran Pembawa (SP) Kiwing. Air tersebut kemudian dialirkan menuju areal persawahan yang terdampak kekeringan.
Pengerahan pompa air ini menjadi salah satu langkah penanganan darurat untuk menjaga ketersediaan air sekaligus membantu petani kembali mengolah sawah dan melanjutkan musim tanam.
Meski demikian, pompanisasi merupakan solusi sementara. Persoalan kekurangan air di wilayah pertanian Pebayuran juga memerlukan penanganan jangka panjang, mulai dari evaluasi jaringan irigasi, normalisasi saluran yang mengalami pendangkalan, perbaikan infrastruktur pengairan hingga pengaturan distribusi air agar dapat menjangkau lahan pertanian secara merata.
Peristiwa ini sekaligus menyoroti pentingnya kesiapan infrastruktur irigasi dalam menghadapi musim kemarau. Pasalnya, keterbatasan pasokan air yang berlangsung lama berpotensi mengganggu jadwal tanam, menurunkan produktivitas pertanian hingga meningkatkan risiko gagal panen.
Topik Terkait

Komentar
Belum ada komentar nih, yuk komentarin.
Kamu perlu Masuk untuk berkomentar. Belum punya akun? Yuk daftarin. Daftar