Bekasi Berangkatkan Jemaah Haji Terbanyak Kedua di Jabar, Manasik Jadi Bekal Utama

Berita / Redaksi verified / 6 April 2026 12:11 WIB / Dibaca: 273 kali / Waktu Baca: 3 menit

Bekasi Berangkatkan Jemaah Haji Terbanyak Kedua di Jabar, Manasik Jadi Bekal Utama

Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menghimbau seluruh calon jemaah haji asal Kabupaten Bekasi agar mempersiapkan kesehatan fisik dan mental menjelang keberangkatan ke Tanah Suci Mekkah. Foto: Endar Raziq. B/Diskominfosantik

URBANCIKARANG.com, Cikarang Pusat - Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menghadiri kegiatan Bimbingan Manasik Haji di Masjid Raya Al-Azhar Jababeka, Kamis (2/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan calon jemaah sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci. Dalam kesempatan tersebut, Asep menegaskan bahwa manasik haji merupakan bekal utama yang wajib dimiliki setiap calon jemaah.

Melalui manasik, jemaah dibekali pemahaman menyeluruh mulai dari tata cara ibadah, rukun dan wajib haji, hingga kesiapan mental, fisik, dan spiritual. “Manasik haji ini sangat penting agar para calon jemaah memiliki pemahaman yang utuh, baik terkait tata cara ibadah maupun kesiapan mental dan spiritual,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, pada tahun 2026 Kabupaten Bekasi akan memberangkatkan sekitar 3.346 jemaah haji. Jumlah tersebut menjadikan Kabupaten Bekasi sebagai daerah dengan jumlah jemaah haji terbanyak kedua di Jawa Barat.

“Ini menunjukkan tingginya minat masyarakat Kabupaten Bekasi untuk menunaikan ibadah haji,” kata Asep.

Sebagian besar jemaah yang berangkat tahun ini, lanjutnya, telah menunggu cukup lama, yakni sekitar 12 hingga 13 tahun sejak mendaftar pada 2013–2014.

Selain kesiapan ibadah, Asep juga menekankan pentingnya menjaga kondisi kesehatan. Ia mengingatkan bahwa ibadah haji memerlukan stamina yang prima, sehingga calon jemaah harus mempersiapkan diri sejak dini.

“Mulai sekarang jaga kesehatan. Yang memiliki riwayat penyakit seperti asam urat, kolesterol, atau darah tinggi segera berobat dan rutin memeriksakan diri,” pesannya.

Ia juga mengimbau jemaah untuk menjaga pola makan, cukup istirahat, serta membawa obat-obatan pribadi selama berada di Tanah Suci.

Pemerintah Kabupaten Bekasi, lanjutnya, berkomitmen mendukung penyelenggaraan ibadah haji yang aman, nyaman, dan tertib.

Asep turut mengingatkan jemaah agar tetap tenang di tengah berbagai informasi global serta selalu mengikuti arahan resmi pemerintah.

Ia juga berpesan agar seluruh jemaah menjaga nama baik daerah dengan bersikap disiplin dan saling tolong-menolong.

“Jadilah duta daerah yang mencerminkan akhlak mulia selama menjalankan ibadah haji,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bekasi, Mulyono Hilman Hakim, menjelaskan bahwa pelaksanaan manasik haji memiliki dasar hukum yang kuat, mengacu pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 serta regulasi terbaru dari Kementerian Agama.

Menurutnya, manasik haji bertujuan meningkatkan kualitas pembinaan jemaah agar mampu menjalankan ibadah sesuai tuntunan serta meraih haji yang mabrur.

Ia menambahkan, pelaksanaan manasik dilakukan dalam dua tahapan, yakni di tingkat kecamatan sebanyak empat kali di 13 titik, serta manasik terintegrasi tingkat kabupaten.

Untuk tahun 2026, jumlah jemaah haji Kabupaten Bekasi tercatat sekitar 3.355 orang. Sementara daftar tunggu saat ini mencapai 65.959 orang dengan masa tunggu berkisar 26 hingga 30 tahun.

“Kami berharap kuota haji ke depan dapat ditingkatkan agar masa tunggu bisa berkurang,” ungkapnya.

Adapun jadwal keberangkatan jemaah haji Kabupaten Bekasi direncanakan mulai 23 April 2026 dan berlangsung bertahap hingga pertengahan Mei 2026 sesuai kelompok terbang (kloter).

Di akhir kegiatan, pemerintah berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, aman, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

Topik Terkait

Bekasi Berangkatkan Jemaah Haji Terbanyak Kedua
Artikel Selanjutnya
Tak Gentar Berantas Narkoba, Bunda Kapolres Turun Langsung Pimpin Operasi Senyap di Kampung Kavling Berita Tak Gentar Berantas Narkoba, Bunda Kapolres Turun Langsung Pimpin Operasi Senyap di Kampung Kavling 6 bulan lalu

Komentar

Belum ada komentar nih, yuk komentarin.

Kamu perlu Masuk untuk berkomentar. Belum punya akun? Yuk daftarin. Daftar