| Tentang | Iklan | Media Partner | Aturan Main | Kontak
Masyarakat Bekasi Bersatu unjuk rasa tolak aksi buruh mogok nasional
Berita / Senin, 23 November 2015 14:16 WIB / Redaksi






Massa Masyarakat Bekasi Bersatu unjuk rasa di Kantor Bupati Bekasi tolak rencana aksi buruh mogok nasional

URBANCIKARANG.COM, Cikarang Pusat - Ratusan massa sekira berjumlah dua ratus orang mengatasnamakan Masyarakat Bekasi Bersatu (MBB) terdiri dari kepala desa-kepala desa yang terdapat kawasan industi, pengusaha limbah, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) hari ini Senin (23/11/2015) melakukan unjuk rasa ke Kantor Bupati Bekasi dan Polresta Bekasi Kabupaten untuk menyuarakan menolak rencana aksi buruh untuk mogok nasional pada 24-27 November 2015.

H. Noto pengusaha limbah koordinator aksi langsung memimpin massa kades dan LSM menuju Kantor Bupati Bekasi di Sukamahi, di Kantor Bupati Bekasi perwakilan massa diterima oleh Disnaker Kab. Bekasi dan menggelar pertemuan di ruang rapat Asda II Pemkab Bekasi untuk mendengar aspirasi massa MBB.


Pertemuan massa Masyarakat Bekasi Bersatu dengan Disnaker Kab. Bekasi

Kades Cibuntu, Abdul Rohim meminta agar Disnaker memerintah para HRD perusahaan untuk tegas memberikan sanksi kepada buruh yang ikut mogok nasional "Kami tidak mau tiap tahun pasti selalu ada aksi buruh, Kami akan mendukung ketegasan dari Pemda Bekasi dan Polisi. Kita dahulukan kepentingan umum dibanding kepentingan pribadi" ujarnya.

"Tahun 2013 ada 2 org warga saya yang menjadi korban terkait aksi buruh. Kami memohon agar Disnaker memerintah manajemen perusahaan untuk bertindak tegas terhadap buruhnya yang melakukan aksi tersebut" ujar  H.Asmar, Kades Harjamekar.

Sementara Rahmat Hidayat Karang Taruna Ds.Sukamahi menyampaikan agar aparat terkait menindak tegas terhadap langkah buruh yang mengganggu ketertiban umum. Agar Pemkab Bekasi membuat  formula khusus dalam menyelesaikan masalah ini dan meminta agar perusahaan-perusahaan mengutakan warga Kab. Bekasi untuk bekerja di perusahaan.

H. Noto Koordinator aksi Masyarakat Bekasi Bersatu menyampaikan dirinya dan teman-teman sangat menyayangkan kenapa Pemkab Bekasi tidak mengambil pelajaran dari tahun 2013, masyarakat umum menjadi korban karena aksi buruh. "Kami kesal kenapa tidak ditemui oleh Bupati Neneng untuk berdiskusi langsung. Apabila seluruh unsur sudah bekerja sama dengan baik, tidak mungkin ada aksi buruh seperti ini lagi. Kami bisa bertindak sendiri untuk menjaga aksi buruh, namun negara ini negara hukum, kami tdk bisa bertindak sendiri. Ayo kita sama sama menyelesaikan permasalahan ini agar tidak terulang tiap tahun" ujarnya dalam pertemuan dengan Disnaker.


Massa Masyarakat Bekasi Bersatu orasi di depan Mapolresta Bekasi Kabupaten

Masyarakat  Bekasi Bersatu menyampaikan 6 tuntutan aspirasi kepada Pemkab Bekasi dan Polresta Bekasi Kabupaten terkait rencana aksi buruh untuk mogok nasional Kab. Bekasi.

1. Masyarakat Bekasi Bersatu meminta kepada buruh dalam melakukan aksi mogok nasional untuk tidak mengganggu ketertiban umum
2. Tidak mau investor yang ada di Kab. Bekasi hengkang dikarenakan buruh terus menerus melakukan demo/unjuk rasa
3. Meminta Pemkab Bekasi dalam hal ini Disnaker Kab. Bekasi menindak tegas terhadap buruh yang melakukan aksi unjuk rasa yang tidak sesuai undang-undang.
4. Meminta Kapolresta Bekasi menindak tegas provokator dan buruh yang melakukan aksi mogok nasional yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku
5. Apabila Pemkab Bekasi dan institusi Polri tidak melakukan tindakan tegas terhadap para buruh yang melakukan mogok nasional dan merusak aset investor, Masyarakat Bekasi Bersatu siap menjadi garda terdepan untuk melakukan tindakan tegas terhadap  buruh.
6. Menghimbau kepada institusi Polri dan Pemkab Bekasi apabila tidak melakukan tindakan nyata, Masyarakat Bekasi Bersatu tidak menjamin peristiwa tahun 2013 tidak terulang kembali.

Usai menggelar pertemuan dengan Disnaker Kab. Bekasi massa Masyarakat Bekasi Bersatu bertolak menuju Polres Bekasi Kabupaten dan menggelar pertemuan dengan Kapolres Kombes Pol Awal Chairuddin, SIK untuk menyampaikan aspirasi yang sama.



Redaksi menerima kiriman berita/artikel/video/foto amatir melalui email urbancikarang@gmail.com, disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/artikel/video/foto akan melalui proses moderasi.

Informasi beriklan Klik disini
Informasi kerjasama media partner Klik disini

PEDOMAN KOMENTAR
Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.


BAJUYANI: Baca Juga Yang Ini
Rabu, 6 April 2022 20.23 WIB
Tips Aman Mudik Pada Masa Pandemi




Media informasi masakini cara beda nikmati informasi Bekasi